Sabtu, 30 September 2017

Gambaran Umum Desa Shabah

GAMBARAN UMUM DESA

A.    Sejarah Desa

1.      Asal Usul/Legenda Desa
Desa Shabah merupakan Desa yang berada di wilayah Kecamatan Bungur, berada di arah utara Kecamatan Bungur Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan.
Berdasarkan cerita dulu, di daerah pedesaan yang subur, pepohonan yang menghijau, hiduplah sekelompok masyarakat yang rukun dan damai. Orang dulu menyebutnya Desa Paolayan, yang sekarang menjadi Desa Shabah.
Desa Shabah sebelum diberi nama Shabah, awalnya bernama Desa Paolayan. Riwayatnya dulu masyarakat yang berada di Desa Rantau Bujur, Linuh, Hangui, kalau ingin pergi ke pasar berjalan kaki. Pagi hari masyarakat berangkat dari rumah dengan menggunakan lampu suluh, sampai di Desa Paolayan mereka kemalaman sehingga harus menginap dulu di Desa Paolayan tersebut, maka muncullah kata dari mereka kata “te ulai-ulai” sehingga dinamakan lah Desa Paolayan yang sekarang oleh masyarakat diganti nama menjadi Desa Shabah.
Desa Shabah dengan luas wilayah 148,96 km2, terletak pada ketinggian kurang dari 500 meter dari permukaan laut. Dengan batas-batas di sebelah utara berbatasan dengan Kecamatan Tapin Utara, sebelah selatan dengan Kecamatan Tapin Selatan, sebelah barat dengan kecamatan Tapin Tengah dan sebelah timur dengan Kecamatan Piani.
Desa Shabah terbagi menjadi 3 Dusun yaitu Dusun Sidodadi, Dusun Shabah, dan Dusun Tampunang dengan  Luas wilayah 2564,3 Ha. Desa Shabah adalah desa yang paling luas se Kecamatan Bungur dengan jumlah penduduk 2299 jiwa dengan 637 KK terdiri dari 9 RT. Di sebelah Utara berbatasan dengan Desa Bungur Kecamatan Bungur, sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Kalumpang Kecamatan Bungur, sebelah Timur berbatasan dengan Desa Bitahan Baru Kecamatan  Lokpaikat, dan sebelah Barat berbatasan dengan Desa Harapan Masa Kecamatan Tapin Selatan.

2.      Sejarah Pemerintahan Desa
Tabel 1. Sejarah Pemerintahan Desa
NAMA-NAMA DEMANG/LURAH/KEPALA DESA
DESA SHABAH
No
Periode
Nama Kepala Desa
Keterangan
1
1980-1985
ANDAP

2
1985-2004
H. NAPIAH

3
2004-2015
KARMIDI

4
2016-sekarang
MUJITO


B.     Kondisi Geografis
Desa Shabah merupakan desa yang berada di dataran rendah tinggi di wilayah Kecamatan Bungur.
Letak geografis Desa Shabah terdiri dari :
1)      Sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Tapin Utara
2)      Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Piani
3)      Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Tapin Selatan
4)      Sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Tapin Tengah
 Wilayah Desa Shabah berada pada ketinggian ± 500 meter dari permukaan laut dengan kelembaban 28º-35º C. luas wilayah Desa Shabah 148,96 Km2 dari keseluruhan luas Kecamatan Bungur, yang sebagian besar merupakan wilayah perkebunan dan pertanian. Luas wilayah Desa Shabah ± 2564,3 Ha.
Desa Shabah merupakan bagian dari daerah Kecamatan Bungur Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan yang berjarak ± 100 Km dari Ibu kota Propinsi Banjarmasin. Jumlah penduduk Shabah untuk data tahun 2014 ± 2299 jiwa dengan jumlah penduduk laki-laki 1170 jiwa dan perempuan 1129 jiwa yang terbagi 637 KK.
Mata pencaharian penduduk sebagai petani mencapai 70 %  sesuai dengan kodisi wilayah Desa Shabah sebagian besar merupakan lahan pertanian dengan pendapatan rata dibawah standar karena masyarakat petani bekerja sebagai besar sebagai buruh petani artinya mereka tidak memiliki lahan sendiri. Walau merekan memiliki lahan pertani tapi luasan yang dimiliki sangat sedikit sehingga mereka dalam menambah penghasilan dengan menjadi buruh petani. 05.0% berprofesi sebagai peternak, 10.0 % sebagai pedagang, 10.0 % sebagai pewagai pemerintah (pegawai negeri sipil), berprofesi sebagai montir 3 %, berprofesi sebagai sopir 2 % berprofesi sebagai Tukang Bangunan 21 % dan 60 % sebagai Petani. Penghasilan masyarakat sebagai petani sangat tidak mencukupi untuk kebutuhan mereka sehari-hari dan tergantung pada penghasilan dari hasil pertanian, sedangkan pertanian hanya dilakukan dengan 1 tahun sekali.
Sistem perkebunan yang mereka lakukan masih banyak yang menggunakan sistem tradisional dengan bergantung pada musim. Pengolahan lahan perkebunan juga masih dengan peralatan tradisional dan belum banyak yang menggunakan system traktor.
Selain masalah perkebunan, Sebagian kecil masyarakat Desa Shabah bekerja sebagai karyawan baik diperusahan batu bara dan perusahaan karet sehingga pendapatan masyarakat cukup baik dan pertumbuhan ekonomi masyarakat cukup baik.
Desa Shabah memiliki lahan yang cukup luas, dan pendapatan mereka termasuk diatas rata-rata. Semua ini karena mereka memiliki modal untuk melakukan usaha atau penghasilan tambahan.


C.    Kondisi Demografis

           1.      Potensi Sumbar Daya Alam.
Potensi alam yang yang dimiliki wilayan Desa Shabah sebagian besar merupakan lahan perkebunan yaitu sekitar ±2000,9 Ha, namun dengan luasan tersebut tidak semua merupakan lahan produktif. Mata pencaharian utama penduduk adalah sebagai petani sehingga pendapatan utama masyarakat adalah dari hasil pekebun sehingga pendapatan utama masyarakat adalah dari hasil perkebunan. Untuk perkebunan pola yang digunakan masih menggunakan pola tradisional sehingga perkebunan yang dilakukan sangat tergantung pada kondisi iklim atau musim.

          2.      Potensi Sumbar Daya Manusia
Berdasarkan data kependudukan untuk tingkat pendidikan di desa Shabah cukup rendah, kebanyakan masyarakat hanya tamatan SDN dan SMP, untuk tamatan perguruan tinggi sangat sedikit jika dibandingkan dengan jumlah penduduk.
-      Tidak tamat SD                                   947 org
-      Tamat SD                                            604 org
-      Tamat SLTP / Sederajat                      364 org
-      Tamat SLTA / Sederajat                     163 org
-      Lulusan D1                                            2 org
-      Lulusan D2                                            1 org
-      Lulusan D3                                           4 org
-      Lulusan S1                                            4 org
-      Lulusan S2                                             0 org
Untuk itu sangat sulit mendapatkan orang yang potensial untuk dikembangkan sebagai sumber daya manusia yang handal. Namun ada keterampilan di desa yang telah berkembang yaitu kerajinan tangan, namun keadaannya belum mendapat sentuhan pengelolaan yang baik dan belum bias dipasarkan di pasar yang cukup besar, mereka membuat hanya karena ada pesanan.
     
         3.    Potensi Sumbar Daya Pembangunan.
Tabel 6. Sumber daya pembangunan
No
Jenis Prasarana dan Sarana Desa
Jumlah
Keterangan
1
Kantor Desa
1
Belum selesai
2
Balai Desa
1

3
Gedung SLTA

4
Gedung SLTP
-

5
Gedung SD
1

6
Gedung MI
-

7
Gedung TK
4

8
Gedung PAUD
2

9
Masjid
4

10
Musholla
7
Perlu Perbaikan
11
Pasar Desa
-

12
Polindes
1
Perlu penambahan
13
Posyandu
3

14
Poskamling
2
Perlu penambahan
15
Jembatan dan titian
6

16
Gedung TPQ
2


Dari tabel tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa :
          1)      Gedung SLTP dan SLTA tidak diperlukan di Desa Shabah karena siswa meneruskan sekolah SLTP/SLTA yang ada di Kabupaten karena jaraknya tidak terlalu jauh dan kondisi jalan baik dan sarana trasportasi mudah di dapat.
2)      Pasar Desa untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat memang tidak ada karena mereka datang ke pasar yang ada di kabupaten Tapin ( Rantau) karena cukup dekat dan banyak tersedia kios-kios yang cukup besar ada di desa, sehingga untuk keperluan sehari-hari mudah di dapat.
3)      Secara umum prasarana dan sarana yang ada di Desa belum lengkap seperti peralatan/fasilitas desa yang bersifat umum seperti tenda, kursi dan meja panjang untuk kegiatan yang ada di desa masih terbilang kurang, mengingat jumlah penduduk sudah mencapai ± 2159 jiwa.

D.    Sosial Budaya
Tabel 5. Kondisi Sosial Budaya Desa

NO
URAIAN
JUMLAH
KETERANGAN
1
Kependudukan
a.       Jumlah Penduduk (jiwa)
b.      Jumlah KK
c.       Jumlah Laki-laki
·         Usia   0 – 15 tahun
·         Usia 16 - 55 tahun.
·         Diatas 55 tahun
d.      Jumlah Permpuan
·         Usia   0 – 15 tahun
·         Usia 16 - 55 tahun.
·         Diatas 55 tahun

2159
631
1088
341
669
75
1071
331
651
73









2.
Kesejahteraan Sosial
a.       Jumlah KK prasejahtera
b.      Jumlah KK sejahtera
c.       Jumlah KK sedang
d.      Jumlah KK kaya

182
417
32
-






3.
Tingkat Pendidikan
a.       Tidak tamat SD
b.      Tamat SD
c.       Tamat SLTP
d.      Tamat SLTA
e.       Tamad D1/Sederajat
f.       Tamat D2/Sederajat
g.      Tamat D3/ Sederajat
h.      Tamat S1/Sederajat
i.        Tamat S2/Sederajat

947
604
364
163
2
1
4
4
-









4



Mata Pencaharian
a.       Petani
b.      Pekebun
c.       Peternak
d.      Pedagang
e.       Tukang kayu
f.       Tukang batu
g.      PNS
h.      Pensiunan
i.        TNI /POLRI
j.        Perangkat desa
k.      Penjahit
l.        Industri kecil
m.    Karyawan perusahan
n.      Montir
o.      Dosen Swasta
p.      Pembantu Rumah Tangga
q.      Arsitektur
r.        Pengusaha besar
s.       Dukun kampung terlatih

284
362
12
36
30
30
4
25
1
33
2
2
130
4
-
-
-
-
-


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Penggunaan Dana Desa Tahun 2016

Pada anggaran tahun 2016, Penggunaan Dana Desa diprioritaskan pada peningkatan jalan usaha tani, sarana prasarana pendidikan dan pemelih...