GAMBARAN UMUM DESA
A.
Sejarah
Desa
1.
Asal
Usul/Legenda Desa
Desa Shabah merupakan Desa yang berada di wilayah
Kecamatan Bungur, berada di arah utara Kecamatan Bungur Kabupaten Tapin
Kalimantan Selatan.
Berdasarkan cerita dulu, di daerah pedesaan yang
subur, pepohonan yang menghijau, hiduplah sekelompok masyarakat yang rukun dan
damai. Orang dulu menyebutnya Desa Paolayan, yang sekarang menjadi Desa Shabah.
Desa Shabah sebelum diberi nama Shabah, awalnya
bernama Desa Paolayan. Riwayatnya dulu masyarakat yang berada di Desa Rantau
Bujur, Linuh, Hangui, kalau ingin pergi ke pasar berjalan kaki. Pagi hari masyarakat
berangkat dari rumah dengan menggunakan lampu suluh, sampai di Desa Paolayan
mereka kemalaman sehingga harus menginap dulu di Desa Paolayan tersebut, maka
muncullah kata dari mereka kata “te ulai-ulai” sehingga dinamakan lah Desa
Paolayan yang sekarang oleh masyarakat diganti nama menjadi Desa Shabah.
Desa Shabah dengan luas wilayah 148,96 km2, terletak
pada ketinggian kurang dari 500 meter dari permukaan laut. Dengan batas-batas
di sebelah utara berbatasan dengan Kecamatan Tapin Utara, sebelah selatan
dengan Kecamatan Tapin Selatan, sebelah barat dengan kecamatan Tapin Tengah dan
sebelah timur dengan Kecamatan Piani.
Desa Shabah terbagi menjadi 3 Dusun yaitu Dusun
Sidodadi, Dusun Shabah, dan Dusun Tampunang dengan Luas wilayah 2564,3 Ha. Desa Shabah adalah
desa yang paling luas se Kecamatan Bungur dengan jumlah penduduk 2299 jiwa
dengan 637 KK terdiri dari 9 RT. Di sebelah Utara berbatasan dengan Desa Bungur
Kecamatan Bungur, sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Kalumpang Kecamatan
Bungur, sebelah Timur berbatasan dengan Desa Bitahan Baru Kecamatan Lokpaikat, dan sebelah Barat berbatasan
dengan Desa Harapan Masa Kecamatan Tapin Selatan.
2.
Sejarah
Pemerintahan Desa
Tabel 1. Sejarah Pemerintahan
Desa
NAMA-NAMA DEMANG/LURAH/KEPALA
DESA
DESA SHABAH
No
|
Periode
|
Nama Kepala Desa
|
Keterangan
|
1
|
1980-1985
|
ANDAP
|
|
2
|
1985-2004
|
H. NAPIAH
|
|
3
|
2004-2015
|
KARMIDI
|
|
4
|
2016-sekarang
|
MUJITO
|
B.
Kondisi
Geografis
Desa Shabah merupakan desa yang berada
di dataran rendah tinggi di
wilayah Kecamatan Bungur.
Letak geografis Desa Shabah
terdiri dari :
1) Sebelah
Utara berbatasan dengan Kecamatan
Tapin Utara
2) Sebelah
Timur berbatasan dengan Kecamatan
Piani
3) Sebelah
Selatan berbatasan dengan Kecamatan
Tapin Selatan
4) Sebelah
Barat berbatasan dengan Kecamatan Tapin Tengah
Wilayah Desa Shabah berada pada ketinggian ± 500 meter dari permukaan laut dengan kelembaban
28º-35º C. luas wilayah Desa Shabah 148,96 Km2 dari keseluruhan luas Kecamatan
Bungur, yang sebagian besar merupakan wilayah perkebunan dan pertanian. Luas
wilayah Desa Shabah ± 2564,3 Ha.
Desa Shabah merupakan bagian dari daerah
Kecamatan Bungur Kabupaten Tapin
Kalimantan Selatan yang berjarak ± 100 Km dari Ibu kota Propinsi Banjarmasin.
Jumlah penduduk Shabah untuk data tahun 2014
± 2299 jiwa dengan jumlah
penduduk laki-laki 1170
jiwa dan perempuan 1129
jiwa yang terbagi 637
KK.
Mata pencaharian penduduk sebagai petani
mencapai 70 % sesuai dengan kodisi
wilayah Desa Shabah sebagian besar merupakan lahan pertanian dengan pendapatan
rata dibawah standar karena masyarakat petani bekerja sebagai besar sebagai
buruh petani artinya mereka tidak memiliki lahan sendiri. Walau merekan
memiliki lahan pertani tapi luasan yang dimiliki sangat sedikit sehingga mereka
dalam menambah penghasilan dengan menjadi buruh petani. 05.0% berprofesi
sebagai peternak, 10.0 % sebagai pedagang, 10.0 % sebagai pewagai pemerintah
(pegawai negeri sipil), berprofesi sebagai montir 3 %, berprofesi sebagai sopir
2 % berprofesi sebagai Tukang Bangunan 21 % dan 60 % sebagai Petani.
Penghasilan masyarakat sebagai petani sangat tidak mencukupi untuk kebutuhan
mereka sehari-hari dan tergantung pada penghasilan dari hasil pertanian,
sedangkan pertanian hanya dilakukan dengan 1 tahun sekali.
Sistem perkebunan yang mereka lakukan masih banyak yang
menggunakan sistem tradisional dengan bergantung pada musim. Pengolahan lahan perkebunan juga masih dengan
peralatan tradisional dan belum banyak yang menggunakan system traktor.
Selain masalah perkebunan, Sebagian kecil
masyarakat Desa Shabah bekerja sebagai karyawan baik diperusahan batu bara dan
perusahaan karet sehingga pendapatan masyarakat cukup baik dan pertumbuhan ekonomi masyarakat
cukup baik.
Desa Shabah memiliki lahan yang cukup
luas, dan pendapatan mereka termasuk
diatas rata-rata. Semua ini
karena mereka memiliki modal untuk melakukan usaha atau penghasilan tambahan.
C.
Kondisi
Demografis
1.
Potensi Sumbar Daya Alam.
Potensi alam yang yang dimiliki wilayan
Desa Shabah sebagian besar merupakan lahan perkebunan
yaitu sekitar ±2000,9 Ha,
namun dengan luasan tersebut tidak semua merupakan lahan produktif. Mata
pencaharian utama penduduk adalah sebagai petani sehingga pendapatan utama
masyarakat adalah dari hasil pekebun sehingga
pendapatan utama masyarakat adalah dari hasil
perkebunan. Untuk perkebunan pola yang digunakan masih menggunakan pola
tradisional sehingga perkebunan yang dilakukan sangat tergantung pada kondisi
iklim atau musim.
2. Potensi Sumbar Daya Manusia
Berdasarkan data kependudukan untuk
tingkat pendidikan di desa Shabah cukup rendah, kebanyakan masyarakat hanya
tamatan SDN dan SMP, untuk tamatan perguruan tinggi sangat sedikit jika
dibandingkan dengan jumlah penduduk.
- Tidak
tamat SD 947 org
- Tamat
SD 604 org
- Tamat
SLTP / Sederajat 364 org
- Tamat
SLTA / Sederajat 163 org
- Lulusan
D1 2 org
- Lulusan
D2 1 org
- Lulusan
D3
4
org
- Lulusan
S1
4
org
- Lulusan S2 0 org
Untuk itu sangat
sulit mendapatkan orang yang potensial untuk dikembangkan sebagai sumber daya
manusia yang handal. Namun ada keterampilan di desa yang telah berkembang yaitu
kerajinan tangan, namun keadaannya belum mendapat sentuhan pengelolaan yang
baik dan belum bias dipasarkan di pasar yang cukup besar, mereka membuat hanya
karena ada pesanan.
3. Potensi Sumbar Daya Pembangunan.
Tabel 6. Sumber daya
pembangunan
No
|
Jenis Prasarana dan Sarana Desa
|
Jumlah
|
Keterangan
|
1
|
Kantor Desa
|
1
|
Belum selesai
|
2
|
Balai Desa
|
1
|
|
3
|
Gedung SLTA
|
‑
|
|
4
|
Gedung SLTP
|
-
|
|
5
|
Gedung SD
|
1
|
|
6
|
Gedung MI
|
-
|
|
7
|
Gedung TK
|
4
|
|
8
|
Gedung PAUD
|
2
|
|
9
|
Masjid
|
4
|
|
10
|
Musholla
|
7
|
Perlu Perbaikan
|
11
|
Pasar Desa
|
-
|
|
12
|
Polindes
|
1
|
Perlu penambahan
|
13
|
Posyandu
|
3
|
|
14
|
Poskamling
|
2
|
Perlu penambahan
|
15
|
Jembatan dan titian
|
6
|
|
16
|
Gedung TPQ
|
2
|
Dari tabel tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa :
1) Gedung SLTP dan SLTA tidak diperlukan di Desa Shabah
karena siswa meneruskan sekolah SLTP/SLTA yang
ada di Kabupaten karena jaraknya tidak terlalu jauh dan kondisi jalan baik dan
sarana trasportasi mudah di dapat.
2)
Pasar
Desa untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat memang tidak ada karena mereka
datang ke pasar yang ada di kabupaten Tapin (
Rantau) karena cukup dekat dan banyak tersedia kios-kios yang cukup besar ada
di desa, sehingga untuk keperluan sehari-hari mudah di dapat.
3)
Secara
umum prasarana dan sarana yang ada di Desa belum
lengkap seperti
peralatan/fasilitas desa yang bersifat umum seperti tenda, kursi dan meja
panjang untuk kegiatan yang ada di desa masih terbilang kurang, mengingat jumlah penduduk sudah mencapai ± 2159 jiwa.
D.
Sosial
Budaya
Tabel 5. Kondisi Sosial
Budaya Desa
NO
|
URAIAN
|
JUMLAH
|
KETERANGAN
|
1
|
Kependudukan
a. Jumlah
Penduduk (jiwa)
b. Jumlah
KK
c. Jumlah
Laki-laki
·
Usia 0 – 15 tahun
·
Usia 16 - 55 tahun.
·
Diatas 55 tahun
d. Jumlah
Permpuan
·
Usia 0 – 15 tahun
·
Usia 16 - 55 tahun.
·
Diatas 55 tahun
|
2159
631
1088
341
669
75
1071
331
651
73
|
|
2.
|
Kesejahteraan
Sosial
a. Jumlah
KK prasejahtera
b. Jumlah
KK sejahtera
c. Jumlah
KK sedang
d. Jumlah
KK kaya
|
182
417
32
-
|
|
3.
|
Tingkat
Pendidikan
a. Tidak
tamat SD
b. Tamat
SD
c. Tamat
SLTP
d. Tamat
SLTA
e. Tamad
D1/Sederajat
f. Tamat
D2/Sederajat
g. Tamat
D3/ Sederajat
h. Tamat
S1/Sederajat
i.
Tamat S2/Sederajat
|
947
604
364
163
2
1
4
4
-
|
|
4
|
Mata
Pencaharian
a. Petani
b. Pekebun
c. Peternak
d. Pedagang
e. Tukang
kayu
f. Tukang
batu
g. PNS
h. Pensiunan
i.
TNI /POLRI
j.
Perangkat desa
k. Penjahit
l.
Industri kecil
m. Karyawan
perusahan
n. Montir
o. Dosen
Swasta
p. Pembantu
Rumah Tangga
q. Arsitektur
r.
Pengusaha besar
s. Dukun
kampung terlatih
|
284
362
12
36
30
30
4
25
1
33
2
2
130
4
-
-
-
-
-
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar